Manfaat Peregangan Sebelum, Selama, dan Setelah Olahraga

Manfaat Peregangan Sebelum, Selama, dan Setelah Olahraga

Manfaat Peregangan Sebelum, Selama, dan Setelah Olahraga

Pemanasan jadi menu perlu sebelum akan berolahraga, juga peregangan. Peregangan menyebabkan olahraga yang dilaksanakan safe berasal dari risiko cedera.
Pasang Bola
Sebagian orang menyangka peregangan hanya dilaksanakan sebelum akan berolahraga. Padahal, setelah dan selama olahraga pun, peregangan layak dilaksanakan dan mempunyai kegunaan tersendiri.

Apa saja kegunaan peregangan sebelum, selama, dan setelah berolahraga?

Manfaat Peregangan Sebelum Olahraga

1. Mencegah cedera

Salah satu jenis peregangan yang baik sebelum akan olahraga adalah peregangan dinamis. Peregangan satu ini menuntut tubuh untuk bergerak kegunaan menghangatkan otot, persendian, dan tendon.

Peregangan dinamis juga dapat menambah rentang gerak Anda. Mengutip Self, tidak benar satu contohnya adalah gerakan squat tak dapat cukup ‘dalam’ kecuali dilaksanakan tanpa peregangan.

2. Memperlancar aliran oksigen

Peregangan dapat mendorong aliran oksigen melalui darah yang mengalir lancar ke semua tubuh. Mengutip Life Hack, kekurangan aliran oksigen bisa menahan kinerja otot agar timbul cedera nyata-nyata terhadap persendian. Tubuh dapat menjadi nyeri, pegal, dan tegang waktu menjadi berolahraga kecuali tempat ini belum tersuplai oksigen.

3. Meningkatkan energi

Darah umumnya menumpuk terhadap otot yang lama tidak digunakan atau digerakkan. Peregangan dapat mengalirkan darah yang menumpuk agar timbul lonjakan energi.

Darah juga dapat mengalir ke otak terutama waktu Anda jalankan peregangan melalui punggung dan tulang belakang. Aliran darah ke otak dapat menambah konsentrasi selama olahraga.

Manfaat Peregangan Selama olahraga

1. Lebih mengetahui kondisi tubuh

Peregangan selama olahraga dapat menolong Anda mengukur tingkat energi dan rasa lelah agar Anda mengetahui kapan menambah rutinitas atau istirahat.
Meluangkan waktu untuk peregangan menolong Anda untuk merasakan tubuh dan memperhatikan detak jantung.

2. Mengurangi pembentukan asam laktat

Olahraga menyebabkan produksi asam laktat meningkat, bahkan kecuali sesi olahraga cukup intens. Asam laktat jadi tidak benar satu penyebab kelelahan dan nyeri otot. Agar latihan tidak terkendala rasa nyeri dan lelah, selingi menu olahraga dengan peregangan agar otot mengendur dan asam laktat bisa larut.

3. Lebih bebas bergerak

Peregangan dapat memanjangkan otot dan mengurangi ketegangan terhadap tempat jaringan ikat agar tubuh dapat lebih bebas bergerak. Peregangan juga dapat beri tambahan wujud gerakan yang baik untuk olahraga yang berbeda. Misalnya saja, berasal dari lunge ke squat, di mana peregangan dapat beri tambahan wujud squat yang lebih baik.

Manfaat Peregangan Setelah olahraga

1. Menenangkan tubuh

Ravi Patel, terapis fisik dan pelatih menyatakan bahwa perlu beri tambahan tubuh waktu untuk pendinginan setelah olahraga. Pendinginan dapat menolong menurunkan detak jantung, menenangkan napas, dan mengembalikan kondisi tubuh berasal dari latihan yang cukup berat. Salah satu langkah untuk menenangkan tubuh adalah dengan peregangan statis yang dikombinasikan dengan pernapasan mendalam.

2. Memperbaiki otot

Olahraga cukup mengoyak otot agar perlu proses untuk perbaikan. Peregangan dapat menambah aliran darah, takaran oksigen, dan menolong mengirimkan nutrisi untuk tubuh dan otot. Dengan kata lain, peregangan dapat menolong proses pemulihan kondisi tubuh.

Kunjungi Juga : Berita Info Online Terkini

3. Melindungi sendi

Sendi-sendi Anda dikelilingi jaringan penghubung dan otot yang melekat. Berbagai gerakan peregangan di tempat sendi dapat mengurangi ketegangan dan kekakuan. Tekanan terhadap sendi pun berkurang dan memungkinkan tubuh bergerak bebas setelah latihan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *